SKALA MMI, APAKAH ITU?

0
106
ilustrasi gempa

Pada zaman sekarang yang serba dimudahkan dengan teknologi, sebuah informasi ataupun peringatan dini terkait kebencanaan sangat cepat sekali penyebaranya, baik itu mulai dari kanal-kanal resmi badan pemerintahan dan jejaring masyarakat. Salah satu peringatan yang atau informasi kejadian bencana adalah gempa bumi.

Kita sering mendapatkan broadcast message dari teman-teman pegiat kemanusiaan dan juga cuitan BMKG tentang gempa yang baru saja terjadi. Ada istilah yang sudah familiar dengan telinga kita dan ada juga istilah yang masih menjadi rasa penasaran untuk kita ketahui, salah satu istilahnya adalah MMI.

Apakah itu MMI?

Skala MMI (Modified Mercalli Intensity),

Skala Mercalli adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi. Satuan ini diciptakan oleh seorang vulkanologis dari Italia yang bernama Giuseppe Mercalli pada tahun 1902. Skala Mercalli terbagi menjadi 12 pecahan berdasarkan informasi dari orang-orang yang selamat dari gempa tersebut dan juga dengan melihat serta membandingkan tingkat kerusakan akibat gempa bumi tersebut. Oleh itu skala Mercalli adalah sangat subjektif dan kurang tepat dibanding dengan perhitungan magnitudo gempa yang lain. Oleh karena itu, saat ini penggunaan Skala Richter lebih luas digunakan untuk untuk mengukur kekuatan gempa bumi. Tetapi skala Mercalli yang dimodifikasi, pada tahun 1931 oleh ahli seismologi Harry Wood dan Frank Neumann masih sering digunakan terutama apabila tidak terdapat peralatan seismometer yang dapat mengukur kekuatan gempa bumi di tempat kejadian.

 

Jumlah Skala MMI

  1. I MMI

    Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang
    Generic placeholder image

  2. II MMI

    Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
    Generic placeholder image

  3. III MMI

    Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
    Generic placeholder image

  4. IV MMI

    Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.
    Generic placeholder image

  5. V MMI

    Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
    Generic placeholder image

  6. VI MMI

    Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan

    Generic placeholder image

  7. VII MMI

    Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.
    Generic placeholder image

  8. VIII MMI

    Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.
    Generic placeholder image

  9. IX MMI

    Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.
    Generic placeholder image

  10. X MMI

    Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.
    Generic placeholder image

  11. XI MMI

    Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.
    Generic placeholder image

  12. XII MMI

    Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.
    Generic placeholder image

Skala Intensitas Gempabumi BMKG

Skala SIG BMKG Warna Deskripsi Sederhana Deskrispsi Rinci Skala MMI PGA (gal)
I Putih TIDAK DIRASAKAN (Not Felt) Tidak dirasakan atau dirasakan hanya oleh beberapa orang tetapi terekam oleh alat. I-II < 2.9
II Hijau DIRASAKAN (Felt) Dirasakan oleh orang banyak tetapi tidak menimbulkan kerusakan. Benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan jendela kaca bergetar. III-V 2.9-88
III Kuning KERUSAKAN RINGAN (Slight Damage) Bagian non struktur bangunan mengalami kerusakan ringan, seperti retak rambut pada dinding, genteng bergeser ke bawah dan sebagian berjatuhan. VI 89-167
IV Jingga KERUSAKAN SEDANG (Moderate Damage) Banyak Retakan terjadi pada dinding bangunan sederhana, sebagian roboh, kaca pecah. Sebagian plester dinding lepas. Hampir sebagian besar genteng bergeser ke bawah atau jatuh. Struktur bangunan mengalami kerusakan ringan sampai sedang. VII-VIII 168-564
V Merah KERUSAKAN BERAT (Heavy Damage) Sebagian besar dinding bangunan permanen roboh. Struktur bangunan mengalami kerusakan berat. Rel kereta api melengkung. IX-XII > 564

Artikel asli bisa dilihat pada laman resmi BMKG .

Baca juga Peringatan Dini Tsunami Dinyatakan Berakhir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here