Memaknai Kehilangan

0
180
Memaknai Kehilangan

 

Rasanya tidak menyenangkan ya, ketika memiliki sesuatu yang amat disayang tiba-tiba hilang begitu saja atau banyak hal yang sudah dilakukan untuk mencapainya.

Tapi, harus terhenti di tengah-tengah. Karena jalanya patah hingga berbatas jurang pemisah.

Sudah seringkali dan banyak terjadi, ada yang memilih ikhlas karena sadar diri semua ini adalah titipan dan proses perjalanan.

Tak sedikit juga yang memilih untuk memusuhi waktu dan menyiksa diri dengan tenggelam dalam penyesalan.

Hilang tak selamanya dan selalu memilukan, barangkali saat ini atau pada saat kehilangannya ada rasa sesal dan kesal.

Di lain hari waktu akan bicara jawabannya dan mungkin kita tak akan berhenti berucap syukur atas hilangnya ia.

“…Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia baik untukmu. Boleh jadi kamu mencintai sesuatu, padahal ia buruk untukmu, Allah Maha mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah : 216).

Selamat Hari Jum’at.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here