Manajemen Penanggulangan Bencana Banjir, Puting Beliung dan Tanah Longsor di Kabupaten Magetan

0
503
Manajemen Penanggulangan Bencana Banjir, Puting Beliung dan Tanah Longsor di Kabupaten Magetan

SRPB MAGETAN – Kondisi Hidrologi yang ada di Indonesia berpengaruh terhadap fenomena alam yang dapat berujung bencana seperti angin puting beliung, banjir, banjir bandang dan longsor.

Menghadapi bencana dibutuhkan sikap, pemikiran dan perilaku tangguh sehingga dibutuhkan sebuah proses internalisasi antara pengetahuan dan pengalaman sehingga diharpakan timbul kesadaran tidak hanya pada sikap tetapi juga pemikiran dan perilaku. Kesiapsiagaan menjadi elemen penting sebagai bentuk tangguh menghadapi potensi bencana.

Dalam kerangka membangun kesiapsiagaan, pengetahuan menjadi bahan dalam mengetahui dan memahami konteks penanggulangan bencana. Salah-satunya dengan pengetahuan mengenai langkah-langkah yang dilakukan individu dalam menyikapi situasi yang dapat mengarah terjadinya bencana.
(Dr. Sutopo Purwo Nugroho, M.Si)

Berikut merupakan langkah-langkah memberikan pemikirian, sikap dan perilaku di masyarakat luas yang telah disusun oleh tim SRPB Magetan dalam rangka mewujudkan masyarakat Magetan yang tangguh bencana.

Kondisi Hidrologi yang ada di Indonesia berpengaruh terhadap fenomena alam


1. Waspada Puting Beliung.

Jika kita melihat tanda-tanda akan terjadi angin puting beliung Maka ;

Perhatikan pohon, tiang listrik, papan reklame, baliho dan tiang penerangan jalan umum yang berpotensi tumbang.

Saat terjadi hujan jangan berteduh di bawah pohon, tiang listrik, papan reklame, baliho dan tiang penerangan jalan umum yang berpotensi tumbang.

Laporkan/sampaikan kepada pihak terkait terhadap pohon yang sudah lapuk, dan pemangkasan pohon yamg lebat dan tinggi,papan reklame, baliho, dan tiang penerangan jalan umum yang berpotensi tumbang.


2. Waspada Banjir Bandang dan Luapan.

Di musim penghujan, banyak sekali saluran air yang tersumbat sampah baik itu sampah organik maupun non organik. Hal itu merupakan salah satu penyebab banjir, untk itu kita perlu melakukan upaya pencegahan diantaranya :

  • Tidak membuang sampah di saluran air, sungai, selokan dan got.
  • Menghidupkan budaya gotong-royongmembersihkan sampah di lingkungan, sungai, selokan , got dan saluran air lainya.
  • Jika terjadi banjir \, segera cari titik aman.
  • Segera ambil Tas Siaga Bencana untuk menyelamatkan dokumentasi, bahan makanan sementra dan surat-surat penting lainya.

3. Waspada Tanah Longsor

Saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi selama lebih dari 2 jam, tetap waspada dan perhatikan tanda-tandanya :

  • Keluarnya mata air pada lereng secara tiba-tiba.
  • Muncul retakan dan amblasnya tanahg di perbukitan.
  • Tembok/bangunan/pondasi tiba-tiba retak.
  • Air Sumur & mata air tiba-tiba keruh.
  • pohon-pohon dan tiang berubah menjadi miring.
  • Waspadai bila menemukan rembesan air tidak di tempat biasanya & longsoran kecil.
  • Jika terjadi pergerakan tanah. segera tinggalkan tempat dengan mebawa surat-surat
    penting & cadangan makanan.

4. Waspada Kebakaran

Dalam keadaan hujan, bukan berarti tidak akan terjadi kebakaran. Berikut yang harus kita waspadai agar tidak terjadi kebakaran saat musim hujan :

  • Waspadai jaringan listirk yang berdekatan dengan pohon.
  • Waspada dan perhatikan jaringan listrik dalam rumah yang berpotensi menimbulkan konsleting listrik.
  • Sampaikan laporan kepada pihak terkait, umtuk menebang pohon dan memangkas pohon yang lebat dan tinggi ataupun lapuk, papan reklame, baliho dan tiang penerangan jalan numum yang berpotensi mengakibatkan konsleting pada jaringan listrik.

Semoga bermanfaat, bencana urusan bersama.


Berikut Susunan Kepengurusan SEKBER RELAWAN PENANGGULANGAN BENCANA (SRPB) KABUPATEN MAGETAN PEREODE 2020 – 2023

 

BID. ADVOKASI
TRIMAWAN, S.Ag, S.Km, M.Kes (MDMC)
AHMAD SETIAWAN, SH (R24JAM)
UNTUNG = MRU

BID. SARPRAS
BAYU P = TAGANA
GESANG KURNIAWAN = BAMPRAM
AGUS = LAWU TARUNA

BID. HUMAS
DIANA SANTI, SE = RAPI
WAHYU SAIFHUDIN = RAPI
SUTRISNO = OICC
DWI SULASTRI = TIDAR ERME

BID. PENGURANGAN RESIKO BENCANA
1. CHANDA DARUSMAN = PWM
2. ADIYANTO = PWM
3. ALDO HANDIKO = SIAGA PEDULI

BID. TANGGAP DARURAT
1. S RUDIN = MASY PEDULI BENCANA
2. MOH FIRMAN KHALIQ = R24JAM
3. USHOLI = MDMC
4. ARIF RAHMAN = SAR FKAM

BID. REHABILITASI REKONTRUKSI
1. EKO SARJONO = TAGANA
2. HANDOKO = SAR FKAM
3. SUTIKNO = MDMC

BID. KEANGGOTAAN
SANDIKA WIDYA ARTIKA = TRC
DAMIANUS CHANDRA P = BP13
ELHAQ ZR = RELAWAN NUSANTARA
SUNARTO HS = TIDAR ERME

BID. PENINGKATAN SDM
M. ADLHAN = BASARMA
BAMBANG SUGENG = TARUNA EKA PALA
HADI WARSITO = MCBM

BID. KEMITRAAN
MUHAMMAD IBRAHIM = ACT MRI
ARIF MUKHTAR = R24JAM
YENI SANTOSO = GENTA

DATA BASE RELAWAN
DIKA PRIA UTAMA = BP1320

BENDAHARA & WAKIL
SETYO BUDI H = R24JAM,
WAHYUNI = TIDAR ERME

SEKRET & WAKIL
SYIFA’UL ANAM = TIDAR ERME
SUNYOTO = RELAWAN NUSANTARA

KOORDINATOR
PALIH SETIADI = MRU
AGUS JAUHARI = SAR MTA

HASIL RAKOR 6 OKTOBER 2020

Info Penting

WASPADA POTENSI BENCANA MUSIM PENGHUJAN DI KABUPATEN MAGETAN

WA CENTRE SRPB MAGETAN

PALIH S = 081252701636

SUNYOTO = 08883434383

HARI S = 082141648814

AGUS SAR MTA = 085103080432

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here