Info Mitigasi Bencana, Jangan Lagi Dipandang Sebelah Mata

0
482

Dalam selang kurang dari seminggu ini sering terjadi gempa di laut Selatan Jawa bahkan juga terjadi gempa darat Pulau Jawa. Tampaknya kewaspadaan perlu lebih ditingkatkan terutama daerah Seismic Gap yang berpotensi Megathrust akibat peningkatan aktifitas Seismik Lempeng. Kegempaan kecil yang sering bisa merupakan pelepasan energi atau juga tension release.

Tapi bisa juga merupakan tanda-tanda awal dari getaran gempa-gempa yang lebih kecil yang terjadi sebelum terjadinya gempa besar (foreshocks) dan gempa pendahuluan sebelum terjadi main shock atau gempa utama dengan kekuatan lebih besar (preshocks).

MASIH TERKUNCINYA WILAYAH SUNDA MEGATHRUST

Hal yang perlu diperhatikan adalah Lempeng Australia yang menunjam Lempeng Eurasia (Sektor Indonesia) memiliki aktifitas tinggi, ditandai seringnya gempa di atas 6.0-7.0
di daerah Ujung Barat (Nepal-India-Myanmar) dan Ujung Timur (Papua, Vanuatu-New Zealand). Sementara potensi seismic gap masih cukup banyak di daerah wilayah Sumatera, Jawa, Bali, NTB dancNTT. Hal ini mengindikasikan Zona Sunda Megathrust masih terkunci atau hanya terjadi gempa-gempa kecil sehingga potensi kemungkinan terjadinya gempa di atas 8.0 semakin meningkat. Dengan demikisn daerah pesisir Sumatera bagian barat, Jawa bagian Selatan, Bali, NTB dan NTT potensi terimbas tsunami juga meningkat. Sementara Mitigasi, Pemetaan dan Sosialisasi daerah potensi Gempa dan Tsunami masih minim dilakukan bahkan masyarakat masih buta akan hal itu.

DAERAH BERPOTENSI GEMPA

Secara umum zona sumber kejadian gempa bumi di Indonesia berdasarkan mekanisme fisik dapat di bagi menjadi :

  1. Zona Subduksi yaitu zona kejadian gempa bumi yang terjadi di sekitar pertemuan antar lempeng. Sumber penunjaman lempeng kerak bumi dapat di bagi menjadi dua model yaitu pada lajur mega thrust atau gempa bumi interplate maupun dalam lajur Beniof/gempa intraplate. Lajur megathrust adalah bagian dangkal suatu lajur subduksi yang mempunyai sudut tukik yang landai sedangkan zona Benioff adalah bagian dalam suatu lajur subduksi yang mempunyai sudut tukik yang curam.
  2. Zona transform adalah sesar geser pada batas antara dua lempeng dimana pada daerah ini terjadi gesekan atau translasi dan tidak terjadi penelanan kerak bumi, akan tetapi terjadi gerak horizontal dan menyebabkan gempa bumi besar (Katili, 1986).
  3. Zona sumber-sumber sesar kerak bumi dangkal (shallow crustal fault) adalah patahan kerak bumi dangkal dan aktif.

GEMPA MEGATHRUST

Gempa megathrust itu adalah gempa yang terjadi pada zona subduksi di batas lempeng di mana satu lempeng tektonik mendorong lempeng lainnya sehingga terjadi subduksi dan menimbulkan getaran (gempa). Hal ini menyebabkan salah satu lempeng akan bergerak turun sedangkan yang lainnya bergerak naik. Gempa ini hanya terjadi di batas lempeng yang dangkal, yang dekat dengan permukaan bumi sehingga dapat menghasilkan gempa yang sangat dahsyat hingga di atas 9 SR.

SEISMIC GAP

Seismic Gap (SG) adalah istilah yang digunakan untuk kawasan aktif secara tektonik namun jarang terjadi gempa dalam jangka waktu yang lama. Salah satunya adalah selatan pulau Sumatra dan Jawa terdapat zona subduksi antara Lempeng Australia dgn Lempeng Eurasia, dimana jarang terjadi gempa sehingga menyimpan potensi terjadinya gempa megathrust.
Maka perlunya peningkatan kewaspadaan di daerah selatan Sumatera-Jawa dan Sunda kecil karena potensi gempa megathrust ini juga berpotensi menimbulkan tsunami yang dapat terjadi sewaktu-waktu bahkan tanpa peringatan atau tanda-tanda yang mendahului. Selain itu pergerakan Lempeng Australia ini juga dapat meningkatkan aktifitas Gunung Api di Sumatera, Jawa dan Sunda Kecil.

Sumber :
1. GFZ Geofon
2. BMKG
3. USGS
4. CME-EMSC
5. IRIS Earthquake Science
6. Twitter @infomitigasi
7. Berbagai Sumber

LANGKAH ANTISIPASI GEMPA

1. Hafalkan jalan keluar, arah jalan keluar harus bebas dari rintangan
2. Kunci pintu tetap di lubangnya
3. Jangan menaruh benda di atas lemari
4. Lemari dikawat ke tembok
5. Senter dan lampu Emergency tersedia ke arah jalan keluar
6. Jangan panik
7. Titik kumpul aman di luar rumah bebas pohon, tiang listrik
8. Siapkan tas siaga

Salam Waspada – DUM !

#SaveAsManyAsYouCan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here